Pelayanan kesehatan kepada lansia dilakukan mulai dari tingkat keluarga, tingkat masyarakat melalui posyandu lansia/posbindu, dan pelayanan di sarana pelayanan kesehatan dasar. Posyandu Lansia merupakan salah satu bentuk pemberian pelayanan kesehatan bagi lansia sebagai mempertahankan kualitas hidup mereka. Namun, pelayanan kesehatan di Posyandu Lansia belum terlaksana secara optimal di sejumlah daerah karena program posyandu yang dilakukan jarang dimanfaatkan oleh lansia. Adapun faktor yang mempengaruhi kurangnya pemanfaatan posyandu lansia antara lain pengetahuan lansia yang masih rendah tentang pentingnya pemanfaatan posyandu lansia maupun peran kader lansia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan lansia dan peran kader dengan pemanfaatan posyandu lansia Di Kelurahan Kudamati, Wilayah Kerja Puskesmas Air Salobar. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah 65 orang responden lansia. Dengan hasil uji chi square antara pengetahuan lansia dengan pemanfaatan posyandu lansia p-value= 0.005, serta antara peran kader dengan pemanfaatan posyandu lansia p-value = 0.003. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan lansia dan peran kader dengan pemanfaatan posyandu lansia. Rekomendasi penelitian ini yaitu untuk petugas Kesehatan di puskesmas maupun dinas kesehatan kota Ambon untuk dapat meningkatkan pengetahuan lansia tentang manfaat posyandu dan mempertahankan peran agar dapat meningkatkan kepatuhan lansia mengunjungi posyandu lansia. Kata Kunci: Pemanfaatan Posyandu Lansia; Pengetahuan Lansia; Pengetahuan Kader.
Copyrights © 2024