Dunia perbankan yang highly regulated membatasi gerak inovasi pelaku bisnis perbankan dalam memenangkan persaingan. Ditengah gempuran teknologi dan munculnya start-up – start-up baru menuntut bank tidak lagi berfokus pada perang harga, tetapi lebih pada perang teknologi, yang merupakan satu-satunya inovasi yang bisa digarap oleh bank. Perubahan teknologi dan canggihnya pelayanan harus disesuaikan dengan adaptornya, apakah nasabah selaku adaptor membutuhkan layanan tersebut, merasa aman, semakin memudahkan atau tidak. Banyak penelitian yang telah dilakukan terkait adopsi teknologi baru, akan tetapi masih minim peneliti yang menjadikan Bank Digital sebagai focus penelitiannya. Maka penelitian kali ini bertujuan untuk mencari tahu factor yang mempengaruhi preferensi masyarkat dalam mengadopsi bank digital. Adapun penelitian dikhususkan di Kota Semarang. Data diolah menggunakan SPSS dengan hasil nilai F: 23.965, Sig F: 0.000 dan R2: 0,574.
Copyrights © 2023