Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan di SMA N 1 2X11 Enam Lingkung, hasil belajar siswa masih rendah, terbukti dengan masih banyaknya siswa yang belum menyelesaikan pembelajaran agama Islam. Selain itu, aktivitas siswa dalam mengikuti proses pembelajaran masih rendah. Hal ini disebabkan karena kecerdasan intrapersonal dan kecerdasan interpersonal siswa belum berkembang dengan baik dalam pembelajaran agama Islam. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, peneliti menerapkan “pendekatan berbasis kecerdasan dalam pembelajaran agama Islam”. Pendekatan berbasis kecerdasan merupakan pendekatan pembelajaran yang bertujuan untuk mengaktifkan kecerdasan siswa melalui metode pembelajaran yang bervariasi. Oleh karena itu, rumusan masalahnya adalah apakah hasil belajar siswa pada pendekatan berbasis kecerdasan lebih tinggi dibandingkan dengan hasil belajar siswa pada pembelajaran konvensional kelas X SMA N 1 2X11 Enam Lingkung. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian eksperimen semu, dengan desain penelitian Randomized Control Group Only Design. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Purposive Sampling. Data hasil belajar siswa diperoleh dari hasil tes akhir kedua kelas sampel yaitu hasil belajar setelah diterapkan pada kelas eksperimen yang menggunakan pendekatan berbasis kecerdasan dan hasil belajar pada kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran konvensional. Secara umum hasil penelitian menunjukkan persentase ketuntasan ulangan akhir siswa sebesar 76,12% pada pembelajaran di kelas eksperimen. Dengan demikian dapat diketahui bahwa siswa kelas X1 SMA N 1 2X11 Enam Lingkung mempunyai rata-rata hasil belajar lebih besar atau sama dengan 75 dengan menggunakan pendekatan berbasis kecerdasan. Berdasarkan penelitian dapat disimpulkan bahwa hasil belajar matematika siswa yang diterapkan pendekatan berbasis kecerdasan lebih tinggi dibandingkan hasil belajar konvensional di SMA N 1 2X11 Enam Lingkung.
Copyrights © 2024