Peningkatan jumlah rumah sakit, puskesmas, balai pengobatan, maupun laboratorium medis, berdampak pada jumlah limbah medis yang semakin lama semakin meningkat. Sehingga dibutuhkan pengelolaan yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui input, proses dan output pengelolaan limbah medis padat. Penelitian ini bersifat kualitatif dengan jenis desain non-standar, yang format protokolnya seperti desain penelitian kuantitatif. Analisis data sebelum di lapangan, selama di lapangan, setelah di lapangan dan keabsahan data. Hasil penelitian ini adalah masih ada masalah sampah yang berserakan di tempat penampungan sementara sebelum dibawa ke tempat pemusnahan. penyebabnya dikerenakan sampah terlalu lama di tumpukkan jadi sampah keluar dari tempat yang disediakan. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah Pengelolaan limbah medis padat secara umum tidak dilakukan dengan baik. Permasalahan limbah medis padat ini seharusnya tidak terjadi karena pemerintah sudah mengatur pengelolaan limbah melalui tata cara. Persyaratan teknis pengelolaan limbah bahan berbahaya dan beracun dari fasilitas pelayanan kesehatan. Dilihat dari segi pendanaan tidak adanya masalah.
Copyrights © 2024