Penyakit diare menjadi permasalahan utama di negara-negara berkembang termasuk di Indonesia. Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan memperkirakan diare yang ditangani sebanyak 146.958 kasus (62,24%), dimana kejadian terbesar di Kota Makassar 19.592 kasus. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan penerapan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) di tingkat rumah tangga dengan kejadian diare pada balita di wilayah kerja Puskesmas Cendrawasih Kota Makassar. Metode penelitian yang digunakan adalah analitik observasiona dengan desain cross sectional study. sampel sebanyak 60 orang diperoleh dengan takenik simple random sampling. pengumpulan data menggunakan kuisioner dan lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan pemberian ASI Ekslusif (p value=0,000), kebiasaan CTPS (0,000), penggunaan air bersih (0,000), jamban sehat (0,000) dengan kejadian diare pada balitadi wilayah kerja Puskesmas Cendrawasih Kota Makassar
Copyrights © 2024