Penelitian ini bertujuan untuk menggali lebih dalam karakteristik spiritual leadership yang diterapkan di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jember, untuk memahami bagaimana prinsip-prinsip kepemimpinan spiritual diterjemahkan dalam konteks organisasi pemerintahan yang bergerak di bidang keagamaan. Penelitian ini juga akan mengidentifikasi bagaimana penerapan prinsip-prinsip spiritual leadership dapat memengaruhi kualitas pelayanan kepada masyarakat, meningkatkan motivasi pegawai, dan menciptakan lingkungan kerja yang lebih harmonis dan produktif. Pemahaman yang lebih mendalam tentang kepemimpinan spiritual di sektor publik ini dapat memberikan wawasan baru mengenai pentingnya integrasi nilai-nilai spiritual dalam kepemimpinan di instansi pemerintah yang berfokus pada kehidupan beragama. Penerapan karakteristik kepemimpinan spiritual seperti visi yang jelas, cinta kasih altruistik, juga iman dan harapan membentuk pondasi yang kuat bagi anggota organisasi untuk bekerja dengan semangat, dedikasi, dan rasa tanggung jawab yang lebih dalam. Visi yang mendalam tidak hanya memberikan arah organisasi, tetapi juga menghubungkan individu dengan tujuan yang lebih besar, yang melampaui pencapaian material. Penerapan cinta kasih menciptakan hubungan yang harmonis dan penuh empati antara pemimpin dan karyawan, yang berujung pada peningkatan produktivitas dan kesejahteraan emosional. Harapan yang ditanamkan oleh pemimpin memperkuat keyakinan setiap individu bahwa mereka memiliki potensi untuk mengatasi tantangan dan mencapai tujuan bersama.
Copyrights © 2025