Partus lama merupakan fase laten yang lebih dari 8 jam. Persalinan telah berlangsung selama 12 jam atau lebih tetapi bayi belum lahir. Dilatasi serviks di kanan garis waspada persalinan aktif (Amelia, 2019). Menurut WHO Tahun 2024 jumlah kematian ibu masih sangat tinggi mencapai 287.000 perempuan meninggal selama dan setelah kehamilan dan persalinan pada tahun 2020. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kejadian partus lama dengan ruptur perineum pada ibu infartu di paktek mandiri bidan salabiah lhokseumawe. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan Cross Sectional. Penelitian ini menggunakan tehnik Total Sampling sebanyak 61 orang. Penelitian dilakukan dari tanggal 02 - 30 September 2024 di PMB Salabiah. Pengumpulan data dilakukan dengan membagikan kuesioner kepada para responden dan kemudian dikumpulkan dan diolah dengan sistem komputerisasi melalui editing, coding dan 663 tabulating. Hasil penelitian diperoleh mayoritas ibu pasca persalinan yang mengalami persalinan lama sebanyak 44 responden (72,1%), dan yang mengalami rupture perenium yaitu sebanyak 17 Orang (27,8%). Analisa Data yang digunakan dengan uji Fisher’s Exact Test yang diperoleh nilai ? value sebesar 0,031 < 0,05 sehingga dapat dikatakan terdapat hubungan yang bermakna antara kejadian partus lama dengan rupture perenium pada ibu pasca persalinan di PMB Salabiah. Disarankan dapat menjadi sumber informasi bagi ibu pasca persalinan untuk dapat mencari informasi tentang persalinan yang tepat dan berkelanjutan untuk mencegah terjadinya partus lama, semakin banyak informasi yang didapat secara tidak langsung akan meningkatkan upaya pencegahan terjadinya partus lama khususnya di paktek mandiri bidan salabiah lhokseumawe.
Copyrights © 2024