Sebagai Kota Bahari, Kota Tegal memiliki potensi perikanan dan kelautan yang cukup besar. Potensi perikanan dan kelautan Kota Tegal meliputi perikanan tangkap, perikanan budidaya, serta ekosistem pesisir dan laut yang dapat dimanfaatkan untuk peningkatan perekonomian masyarakat. Pantai Pulo Kodok sebagai salah satu kawasan pesisir di Kota Tegal merupakan salah satu primadona baru wisata bahari. Selain menyajikan pemandangan yang indah, kawasan tersebut memiliki kerentanan pesisir yakni abrasi pantai. Tujuan pengabdian masyarakat dari aplikasi "Bamboo Submerged Breakwater" berbasis literasi kelautan ini adalah untuk mengurangi dampak abrasi di Pantai Pulau Kodok, Kota Tegal, melalui pemanfaatan teknologi ramah lingkungan.Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan dengan memberikan sosialisasi dan pelatihan tentang upaya meningkatkan keanekaragaman hayati laut serta upaya untuk mencegah terjadinya abrasi pantai kepada kelompok Nelayan yang berjumlah 10 orang. Metode pelaksanaan dengan sosialisasi serta praktik pembuatan Bamboo Submerged Breakwater, pemantauan kondisi abrasi sebelum dan sesudah pemasangan, serta evaluasi keberhasilan melalui pengukuran memecah gelombang laut. Penerapan Bamboo Submerged Breakwater berhasil mengurangi laju abrasi pantai Pulau Kodok, meningkatkan stabilitas garis pantai, serta melindungi ekosistem pesisir. Kegiatan ini juga menghasilkan peningkatan hardskill dan softskill sebesar 10% kepada para mitra di Pantai Pulo Kodok, Kota Tegal.
Copyrights © 2025