Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Numbered Head Together terhadap kemampuan menganalisis unsur pembangun karya fiksi siswa kelas VIII SMPN 3 Kota Sukabumi. Subjek penelitian terdiri dari dua kelas, kelas VIII I sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII H sebagai kelas kontrol. Penelitian kuantitatif true experimental ini dilakukan menggunakan pretest-posttest control group design. Berdasarkan hasil wawancara dan hasil pretest diketahui kemampuan menganalisis unsur pembangun karya fiksi siswa rendah. Rata-rata yang diperoleh kelas eksperimen menunjukan angka 32,53 dan rata-rata kelas kontrol menunjukan angka 34,25. Selanjutnya, nilai rata-rata tiap kelas mengalami peningkatan yang signifikan setelah pada kelas eksperimen diberikan perlakuan menggunakan model Numbered Head Together (NHT) dan pada kelas kontrol diberikan perlakuan menggunakan model konvensional. Meski demikian, peningkatan kelas eksperimen jauh lebih signifikan daripada kelas kontrol. Hal tersebut terlihat dari perolehan rata-rata kelas eksperimen yang menunjukan angka 80,33 dengan kategori sangat baik sedangkan rata-rata yang diperoleh kelas kontrol berada pada angka 75,94 dengan kategori baik. Dengan demikian dilakukan uji-t yang menunjukan nilai sig.(2-tailed) 0,039 < 0,05, maka sebagaimana dasar pengambilan keputusan, dinyatakan bahwa model pembelajaran Numbered Head Together berpengaruh terhadap kemampuan menganalisis unsur pembangun karya fiksi siswa kelas VIII SMPN Kota Sukabumi.
Copyrights © 2024