Inovasi merupakan faktor penting dalam pembangunan daerah, dan Kabupaten Sukabumi memiliki potensi besar dalam inovasi berbasis lokal, salah satunya adalah Mendakan Mawar Desa (MMD), layanan daring administrasi kependudukan yang diselenggarakan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sukabumi, bekerja sama dengan desa/kelurahan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis informasi geospasial dan mengidentifikasi pola klaster inovasi MMD di Kabupaten Sukabumi menggunakan algoritma K-Means dalam pendekatan CRISP-DM (Cross-Industry Standard Process for Data Mining). Data spasial terkait distribusi geografis dan indikator inovasi MMD dianalisis untuk mengidentifikasi klaster desa berdasarkan tingkat partisipasi dalam program MMD. Hasil analisis menunjukkan klaster desa, yaitu desa yang belum mengajukan kerja sama MMD, tidak aktif, kurang aktif, aktif, dan sangat aktif. Hasil klasterisasi ini kemudian divisualisasikan dalam bentuk informasi spasial berupa peta statis dan peta dinamis, yang memudahkan pemangku kepentingan memantau distribusi partisipasi desa. Temuan ini dapat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan strategis dalam pengembangan dan peningkatan partisipasi desa dalam inovasi MMD berbasis wilayah
Copyrights © 2025