Posyandu merupakan salah satu bentuk pemberdayaan masyarakat yang berperan penting dalam meningkatkan derajat kesehatan dan kualitas hidup masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengorganisasian dan pemberdayaan masyarakat di Posyandu Kamboja, Desa Bandar Khalipah, dengan fokus pada perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program kesehatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan metode pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap kepala program, kader, tenaga kesehatan, serta masyarakat setempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan melalui penyusunan Plan of Action (POA) tahunan, pendekatan persuasif seperti jemput bola, dan evaluasi rutin telah berhasil meningkatkan partisipasi masyarakat, khususnya ibu dan balita. Program ini berdampak positif terhadap peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya imunisasi dan pemantauan tumbuh kembang anak. Namun demikian, terdapat kendala berupa resistensi terhadap imunisasi, keterbatasan dana, dan rendahnya tingkat pendidikan masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi lintas sektor, pelatihan kader, dan edukasi yang berkelanjutan untuk mengatasi hambatan tersebut. Kesimpulannya, pendekatan berbasis kebutuhan yang didukung oleh pemerintah secara berkelanjutan sangat penting untuk menjamin keberlangsungan program kesehatan berbasis komunitas.
Copyrights © 2025