Perguruan tinggi di Indonesia menghadapi tantangan untuk beradaptasi dengan cepat di tengah disrupsi digital, terutama dalam pengembangan kurikulum yang sesuai dengan Outcome-Based Education (OBE) dan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI). Namun, metode pengelolaan kurikulum saat ini sering kali masih menggunakan perangkat konvensional yang statis dan kurang adaptif, sehingga tidak efisien dalam memenuhi kebutuhan pendidikan yang dinamis dan perubahan kebijakan. Untuk mengatasi hal ini, Buku Kurikulum Digital dikembangkan menggunakan metode Agile Scrum guna menciptakan sistem pengelolaan kurikulum yang lebih fleksibel dan responsif. Setiap sprint dalam pengembangan berfokus pada komponen utama seperti Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK), dan Rencana Pembelajaran Semester (RPS). Hasil pengembangan menunjukkan bahwa integrasi Notion sebagai platform pengelolaan kurikulum mempermudah kolaborasi dan memungkinkan penyesuaian yang lebih dinamis. Kesimpulannya, penerapan Agile Scrum dalam pengelolaan kurikulum digital mampu meningkatkan efisiensi serta mampu beradaptasi terhadap perubahan kebijakan pendidikan, sekaligus menjembatani kesenjangan dalam pengembangan kurikulum saat ini.
Copyrights © 2025