Usaha dalam meningkatkan pemahaman peserta didik pada proses pembelajaran, diperlukan sebuah media pembelajaran yang dapat menarik perhatian peserta didik dan efektif untuk memfasilitasi proses pembelajaran. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi kebutuhan pada pembelajaran sistem peredaran darah di kelas VI. Melalui kegiatan observasi, wawancara guru dan angket analisis kebutuhan peserta didik kelas VI. Hasil wawancara dan observasi didapatkan peserta didik merasa kesulitan pada saat belajar mata pelajaran IPAS pada materi sistem peredaran darah pada manusia. Penggunaan media pembelajaran kurang memanfaatkan teknologi dan permainan. Hal ini memiliki dampak pada penurunan motivasi peserta didik dalam belajar. Hasil observasi diperoleh bahwa peserta didik cenderung pasif dan motivasi belajar yang rendah karena materi bersifat abstrak dan sulit dibayankan, serta kegiatan pembelajaran yang kurang bervariasi. Berdasarkan hasil angket analisis kebutuhan pada aspek persepsi peserta didik terhadap media pembelajara mendapatkan rata-rata persentase 89% yang artinya sangat dibutuhkan adanya media pembelajaran berbasis teknologi 3D dan permainan untuk memudahkan peserta didik dalam memahami materi. Berdasarkan hasil analisis kebutuhan dapat disimpulkan bahwa peserta didik dan guru kelas VI A di SDN Pandanwangi 3 Malang membutuhan pengembangan media pembelajaran berbasis teknologi 3D dan permainan pada muatan pembelajaran IPAS materi sistem peredaran darah pada manusia.
Copyrights © 2025