Penelitian ini mengeksplorasi peran kepala sekolah dalam menerapkan kepemimpinan transformasional untuk meningkatkan mutu pendidikan di SMP Negeri 1 Siniu, daerah blankspot dengan keterbatasan akses teknologi. Melalui metode kualitatif studi kasus, data dikumpulkan dari wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Hasilnya menunjukkan kepala sekolah mengatasi kendala melalui strategi analisis SWOT, prakarsa perubahan BAGJA, pemanfaatan sumber daya lokal, pelatihan guru, dan penguatan komunitas belajar. Keempat elemen kepemimpinan transformasiona yaitu pengaruh ideal, motivasi inspiratif, stimulasi intelektual, dan pertimbangan individual berhasil menciptakan pembelajaran inovatif dan kolaboratif. Pendekatan ini meningkatkan kualitas pendidikan meski dalam keterbatasan, memberikan inspirasi untuk diterapkan di wilayah serupa.
Copyrights © 2025