Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi dosen dan mahasiswa terhadap pendidikan inklusif di STIT Tanggamus. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar dosen dan mahasiswa memiliki pandangan positif terhadap pendidikan inklusif dan memahami pentingnya memberikan kesempatan belajar yang setara bagi semua individu, termasuk mahasiswa berkebutuhan khusus. Namun, terdapat beberapa tantangan dalam implementasi pendidikan inklusif, seperti keterbatasan sarana dan prasarana, kurangnya pelatihan bagi dosen, serta kesulitan dalam menyesuaikan metode pembelajaran yang inklusif. Oleh karena itu, diperlukan strategi yang lebih komprehensif, termasuk peningkatan fasilitas, pelatihan bagi tenaga pengajar, serta pengembangan kurikulum yang lebih adaptif guna memastikan keberhasilan pendidikan inklusif di lingkungan perguruan tinggi.
Copyrights © 2024