Freon R-12 merupakan salah satu jenis dari fluida refrigerant yang sering digunakan dalam mesin pendingin. Kondisi jenuh (saturated state) atau kondisi super panas (superheated state) adalah dua kondisi yang terjadi pada Freon R-12. Kedua kondisi tersebut tergantung pada nilai volume spesifik uap Freon R-12 saat kondisi jenuh. Pada penelitian ini akan ditentukan kondisi Freon R-12 pada tekanan 400 kPa, dengan membandingkan volume spesifik v = 0,042 m3/kg dengan volume spesifik uap Freon R-12 saat kondisi jenuh vg. Volume spesifik uap Freon R-12 saat kondisi jenuh vg ditentukan dengan beberapa metode interpolasi, yaitu neville’s algorithm, newton form, dan linear regression. Ketiga metode memberikan kondisi super panas (superheated state) pada Freon R-12 di tekanan 400 kPa. Interpolasi neville’s algorithm dikatakan lebih efisien dengan nilai vg = 0,04319 m3/kg.
Copyrights © 2025