Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efisiensi pasar pada dua aset cryptocurrency terkemuka, yaitu Bitcoin dan Ethereum, dengan menggunakan tiga metode analisis kuantitatif: Multifractal Detrended Fluctuation Analysis (MFDFA), Rolling Window Hurst Exponent, dan Variance Ratio Analysis (VRA). Data yang digunakan mencakup harga harian Bitcoin dan Ethereum yang diambil dari Yahoo Finance sejak masing-masing aset pertama kali diperdagangkan hingga Desember 2024. Hasil dari MFDFA menunjukkan bahwa kedua aset tersebut memiliki sifat multifraktal, yang menandakan bahwa pasar Bitcoin dan Ethereum tidak efisien. Analisis Hurst Exponent menunjukkan bahwa kedua aset cenderung memiliki ketergantungan temporal, dengan nilai Hurst Exponent di atas 0,5, mengindikasikan adanya tren harga yang berkelanjutan. Sementara itu, analisis Variance Ratio tidak mendeteksi pola random walk pada kedua aset, lebih lanjut menunjukkan ketidakefisienan pasar. Temuan ini memperkuat argumen bahwa pasar cryptocurrency, khususnya Bitcoin dan Ethereum, memiliki dinamika yang kompleks dan tidak sepenuhnya mengikuti teori pasar efisien. Penelitian ini memberikan wawasan mengenai perilaku pasar cryptocurrency dan kontribusi terhadap literatur efisiensi pasar dalam konteks aset digital
Copyrights © 2025