Pekerjaan mencanting batik merupakan aktivitas yang memerlukan ketelitian tinggi dan dilakukan dalam durasi yang lama dengan posisi tubuh yang statis serta gerakan tangan yang berulang. Kondisi ini dapat meningkatkan risiko musculoskeletal disorders pada pekerja batik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis postur kerja pencanting batik menggunakan metode Rapid Upper Limb Assessment (RULA) guna mengidentifikasi potensi risiko ergonomis dan memberikan rekomendasi perbaikan. Hasil analisis menunjukkan bahwa proses mencanting memperoleh skor 6 dimana hal tersebut masuk ke dalam kategori sedang dan memerlukan tindakan perbaikan dalam waktu dekat. Faktor utama yang berkontribusi terhadap risiko MSDs meliputi postur tubuh membungkuk, ketegangan pada bahu dan leher, serta penggunaan tangan dalam waktu lama. Oleh karena itu, diperlukan perbaikan pada desain tempat kerja, penggunaan alat bantu ergonomis, serta penerapan rotasi tugas dan istirahat berkala untuk mengurangi beban kerja statis. Dengan penerapan solusi ergonomis, diharapkan risiko MSDs pada pekerja batik dapat berkurang, sehingga meningkatkan kenyamanan, produktivitas, dan kesejahteraan mereka dalam jangka panjang.
Copyrights © 2024