Penelitian ini menganalisis penerapan strategi pemasaran politik oleh pasangan calon gubernur dan wakil gubernur, Muhammad Rudi dan Aunur Rafiq, dalam Pilkada Kepri 2024, khususnya di Tanjungpinang. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan pengumpulan data primer dan sekunder melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa tim sukses pasangan calon, yang dipimpin oleh Partai Nasdem, menggunakan tiga pendekatan utama dalam kampanye: Push Marketing, Pull Marketing, dan Pass Marketing. Push Marketing dilakukan dengan cara tatap muka langsung dengan warga, pengorganisasian acara publik, serta distribusi flayer. Pull Marketing difokuskan pada penggunaan media sosial seperti Instagram, Facebook, dan TikTok untuk memperkenalkan program dan visi-misi pasangan calon. Sedangkan Pass Marketing dilakukan dengan membangun hubungan melalui silaturahmi dengan tokoh masyarakat dan organisasi lokal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi pemasaran politik yang diterapkan di Tanjungpinang Timur terbukti efektif dalam mengenalkan visi dan misi calon, mempererat hubungan emosional dengan masyarakat, serta meningkatkan dukungan.
Copyrights © 2025