JURTI Jurnal Teknik Industri
Vol 3, No 2 (2024)

Analisis Kinerja Rantai Pasok Pengiriman BBM Rute Lhokseumawe dan Aceh Besar Menggunakan Metode SCOR

hamzah, saiful (Unknown)
Ernawati, Rieska (Unknown)



Article Info

Publish Date
06 Feb 2025

Abstract

PT. Pertamina FT Medan Group sebagai salah satu perusahaan vital dalam distribusi BBM di wilayah Sumatera memiliki peran strategis dalam memastikan ketersediaan BBM bagi konsumen di berbagai daerah profinsi Aceh. Peningkatannya konsumsi kebutuhan kebutuhan BBM mencapai angka 3,01 % (Data Forcasting Kenaikan BBM Profinsi, 2022). Dalam mendistribusikan BBM ke konsumen menggunakan mobil tangki IT Lhokseumawedan FT Krueng Raya saat ini mendapatkan pasokaan BBM melalui kapal Tanker dari lokasi IT Tanjung Uban yang lokasiya berada di Kecamatan Bintan PT. Pertamina FT Medan Group sebagai salah satu perusahaan vital dalam distribusi BBM di wilayah Sumatera memiliki peran strategis dalam memastikan ketersediaan BBM bagi konsumen di berbagai daerah profinsi Aceh. Peningkatannya konsumsi kebutuhan kebutuhan BBM mencapai angka 3,01 % (Data Forcasting Kenaikan BBM Profinsi, 2022). Dalam mendistribusikan BBM ke konsumen menggunakan mobil tangki IT Lhokseumawedan FT Krueng Raya saat ini mendapatkan pasokaan BBM melalui kapal Tanker dari lokasi IT Tanjung Uban yang lokasiya berada di Kecamatan Bintan Utara, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau dengan jarak pengiriman mencapai 553,84 miles laut menuju ke IT Lhokseumaweatau sekitar dua hari dan jarak 1.013,08 miles laut menuju ke FT Krueng Raya atau sekitar tiga hari perjalanan kapal tanker mengacu kondisi cuaca di laut. Dengan road time hour yang berkisar antara 2-3 hari ini tentunya di butuhkan penyimpanan yang besar di dua lokasi Terminal tersebut sampai dengan kapal tiba. Kondisi cover days BBM artinya jumlah volume BBM yang dapat mencukupi kebutuhan masyarakan minimal selama 3 hari, untuk 3 BBM prioritas tersebut rata-rata di lokasi IT Lhokseumawea dalah 3 – 4 hari dan FT Krueng Raya mencapai 4-8 hari. Kondisi kritis artinya jumlah volume BBM yang tidak dapat mencukupi kebutuhan masyarakat dengan Batasan di bawah 3 hari. Untuk memenuhi kebutuhan supply BBM dibutuhkan soluasi alternatif dalam perubahan kemungkinan-kemungkinan adanya lokasi loading port yang lebih dekat dengan lokasi terminal discharge port. Sebagai panduan dalam menentukan langkah alternatif akan di gunakan analisis menggunakan metode SCOR (Supply Chain Operation Reference) yang mengkategorikan proses rantai pasokan menjadi empat proses inti Plan, Source, Make dan Deliver.Kata kunci: BBM, Cover Days, Road Time Hour Thruput, SCOR, Supply

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

jurti

Publisher

Subject

Industrial & Manufacturing Engineering Mechanical Engineering

Description

JURTI (Jurnal Teknik Industri UNISSULA) adalah publikasi ilmiah yang menerbitkan artikel ilmiah dibidang teknik industri yang mecakup manufaktur, manajemen industri dan sistem infromasi manajemen industri. Jurnal ini terbit dua kali setahun yaitu bulan Juni dan Desember. JURTI menerima artikel ...