Kesehatan jiwa bukan sekedar tidak adanya penyakitmental, tetapi mengacu pada keadaan kesejaterahanyang memungkinkan seseorang mencapai potensipenuh mereka dalam berbagai bidang kehidupan. Gangguan jiwa mempengaruhi banyak aspekkehidupan seseorang.Tujuan dari penelitian ini untukmengetahui faktor-faktor apa saja yang berhubungandengan tingkat kecemasan keluarga yang merawatanggota orang dengan gangguan jiwa di PoliklinikRumah Sakit Jiwa Daerah dr. Samsi JacobalisProvinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2024. Mentode penelitian yang digunakan yaitu kuantitatifdengan pendekatan crosssectional. Sampel dalampenelitian ini adalah keluarga orang dengangangguanjiwa yang tercatat dan terdaftar berkunjungdi Poliklinik Rumah Sakit Jiwa Daerah dr. Samsi Jacobalis Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sebanyak 58 orang. Hasil penelitian ini di dapatkan nilai pengetahuan(p=0,000), sikap (p=0,000). Kesimpulan dalampenelitian ini adalah bahwa tingkat pengetahuan dan sikap memiliki hubungan dengan tingkat kecemasandalam merawat anggota orang dengan gangguanjiwa di Poliklinik Rumah Sakit Jiwa Daerah dr.Samsi Jacobalis Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2024. Saran dari penelitian ini adalah diharapkan hasilpeneltian ini digunakan sebagai literatur dan acuanuntuk meningkatkan penyuluhan dan pendidikanpada masyarakat tentang pentingnya perawatankeluarga terhadap orang dengan gangguan jiwa, karena ODGJ sangat membutuhkan dukungan dan perawatan.
Copyrights © 2025