ABSTRAK : PENGARUH PENDIDIKAN TERHADAP PENCEGAHAN ANEMIA PADA REMAJA WANITA Pendahuluan: Anemia merupakan salah satu masalah kesehatan yang dapat terjadi pada semua kelompok umur mulai dari balita sampai usia lanjut. Pada remaja putri (rematri) rentan menderita anamia, hal ini dapat disebabkan karena siklus menstruasi setiap bulan yang rentan terjadinya anemia. Anemia dapat menyebabkan penurunan daya tahan tubuh dan produktivitas. Anemia yang terjadi pada rematri dapat bersiko pada saat hamil dan akan berdampak negative terhadap pertumbuhan dan perkembangan janin dalam kandungan serta berpotensi menimbulkan komplikasi kehamilan dan persalinan, bahkan menyebabkan kematian ibu dan anak.Tujuan: Tujuan dalam penelitian untuk mengetahui perbedaan sebelum dan sesudah diberikan edukasi tentang pencegahan anemia.Metode: penelitian ini menggunakan metode analisis kuantitatif yang menggunakan kuesioner berbasis pilihan ganda yang terdiri dari 25 pertanyaan, dilakukan pada 38 orang, dilakukan tes sebelum dan sesudah dilakukan edukasi (One-Group Pra-Test dan Pasca-Test). Prenelitian ini dilakukan pada bulan September 2024.Hasil Penelitian: Penelitian ini menunjukan nilai sig (2-tailed) adalah sebesar 0,000 < 0,05, maka H0 ditolak dan Ha diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada perbedaaan rata-rata antara sebelum degan sesudah yang artinya ada pengaruh edukasi. Adanya peningkatan pengetahuan sebelum dan sesudan dengan nilaiConclusion: Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pengetahuan remaja putri mengalaami perubahan sesudah diberikan edukasi. Diharapkan kepada Petugas Kesehatan untuk sering memberikan edukasi kepada remaja putri tentang pencegahan anemia dan diharapkan dengan pengetahuan yang baik maka akan merubah perilaku remaja putri dalam kepatuhan dalam mengkonsumsi tablet tambah darah. Kata Kunci: anemia, edukasi, remaja putri ABSTRACT Introduction : Anemia is a health problem that can occur in all age groups, from toddlers to old age. Adolescent girls ( rheumats ) are susceptible to suffering from anemia, this can be caused by the monthly menstrual cycle which is prone to anemia. Anemia can cause a decrease in endurance and productivity. The anemia that occurs in rheumatism can be risky during pregnancy and will have a negative impact on the growth and development of the fetus in the womb and has the potential to cause complications in pregnancy and childbirth, even causing death of the mother and child.Objective : The aim of the research was to find out the differences before and after being given education about preventing anemia.Method : This research uses a quantitative analysis method using a multiple choice-based questionnaire consisting of 25 questions, conducted on 38 people, tested before and after education (One-Group Pre-Test and Post-Test). This pre-research was carried out in September 2024.Results : This research shows that the sig (2-tailed) value is 0.000 < 0.05, so H0 is rejected and Ha is accepted. So it can be concluded that there is an average difference between before and after, which means there is an influence of education. There is an increase in knowledge before and after the valueConclusion : The results of this research show that the knowledge of young women experiences changes after being given education. It is hoped that Health Officers will often provide education to young women about preventing anemia and it is hoped that good knowledge will change the behavior of young women in complying with consuming blood supplement tablets. Keywords: anemia, health education, young women
Copyrights © 2025