Padi atau beras merupakan makanan pokok paling favorit bagi masyarakat Indonesia. Jawa Timur salah satu provinsi di Indonesia yang merupakan sentra penghasil padi. Mengingat pentingnya produksi padi bagi pemerintah, maka perlu dilakukan analisis untuk memprediksi produksi padi pada tahun-tahun kedepan. Hal ini berguna untuk dalam mengetahui seberapa besar ketahanan pangan di suatu. Untuk melakukan peramalan data, salah satu metode yang dapat digunakan adalah metode ARIMA Ensemble averaging. Metode ini menggunakan proses penggabungan hasil ramalan beberapa model ARIMA untuk membentuk nilai peramalan yang baru. Model ARIMA Ensemble (ARIMA (2,2,0) dan ARIMA(0,2,1)) merupakan model ARIMA Ensemble terbaik dalam meramalkan produksi padi di Provinsi Jawa Timur dengan nilai MSE sebesar 2.613E+12 dan nilai RMSE sebesar 1616476.55. Produksi padi di Provinsi Jawa Timur sejak tahun 2025 sampai tahun 2035 secara berturut-turut diramalkan sebesar: 10.32 juta ton, 10.39 juta ton, 10.45 juta ton, 10.52 juta ton, 10.59 juta ton, 10.65 juta ton, 10.72 juta ton, 10.79 juta ton, 10.87 juta ton, 10.93 juta ton, 10.99 juta ton. Hal ini menyatakan bahwa jika dibandingkan tahun 2023, produksi padi di Jawa Timur pada tahun 2025 akan mengalami kenaikan sebesar 6.29%, dan pada tahun 2035 akan mengalami kenaikan sebesar 13.22%.
Copyrights © 2024