Kepala sekolah memiliki peran strategis dalam meningkatkan mutu pendidikan melalui penerapan keterampilan manajerial yang efektif. Keterampilan manajerial mencakup kemampuan konseptual, administratif, dan manusiawi yang berkontribusi terhadap optimalisasi pengelolaan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterampilan manajerial kepala sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan di SMP GIKI 2 Surabaya dan SMP 17 Agustus 1945 Surabaya dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode studi multi- situs. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen kebijakan sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah di SMP GIKI 2 Surabaya lebih menekankan pada kebijakan berbasis data dan efisiensi administrasi dalam meningkatkan efektivitas pengelolaan sekolah. Sementara itu, kepala sekolah di SMP 17 Agustus 1945 Surabaya mengedepankan pendekatan interpersonal dan kepemimpinan transformasional guna memperkuat budaya organisasi dan meningkatkan motivasi tenaga pendidik serta peserta didik. Meskipun pendekatan yang diterapkan memiliki karakteristik yang berbeda, keduanya terbukti berkontribusi terhadap peningkatan mutu pendidikan melalui penguatan profesionalisme tenaga pendidik, optimalisasi sumber daya sekolah, serta penciptaan lingkungan pembelajaran yang kondusif. Temuan penelitian ini mengindikasikan bahwa efektivitas keterampilan manajerial kepala sekolah tidak hanya ditentukan oleh satu pendekatan tertentu, tetapi bergantung pada konteks dan kebutuhan spesifik masing-masing institusi pendidikan. Implikasi dari penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan model kepemimpinan sekolah yang adaptif dan berbasis data, serta dapat menjadi referensi bagi pemangku kebijakan dalam merumuskan strategi peningkatan kapasitas kepala sekolah guna menunjang mutu pendidikan yang berkelanjutan.
Copyrights © 2025