Perubahan iklim berdampak signifikan terhadap sektor pertanian, terutama pada produksi cabai merah di sentra produksi seperti Jawa Barat. Peningkatan suhu, perubahan pola curah hujan, dan kejadian cuaca ekstrem menyebabkan penurunan produktivitas, peningkatan tekanan hama dan penyakit, serta penurunan kesuburan tanah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak perubahan iklim terhadap produktivitas cabai merah serta mengembangkan strategi adaptasi dan mitigasi untuk meningkatkan ketahanan pertanian. Penelitian yang digunakan adalah studi literatur dan analisis data iklim serta produktivitas cabai merah selama lima tahun terakhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suhu rata-rata meningkat 1,3°C–1,6°C dan curah hujan menurun hingga 250 mm per tahun, menyebabkan penurunan produksi sebesar 25–32%. Untuk mengatasi hal ini, strategi adaptasi dilakukan melalui penggunaan varietas tahan iklim, sistem irigasi hemat air, dan diversifikasi pola tanam. Mitigasi mencakup pengurangan emisi gas rumah kaca melalui teknologi rendah karbon, pengelolaan pupuk efisien, serta sistem informasi iklim. Perubahan iklim berdampak negatif terhadap produksi cabai merah, sehingga diperlukan kebijakan adaptasi dan mitigasi yang tepat guna menjaga ketahanan pangan dan kesejahteraan petani. Kata kunci: Perubahan_Iklim, Cabai_Merah, Adaptasi, Mitigasi, Ketahanan_Pangan.
Copyrights © 2025