Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kondisi drainase dan daya dukung tanah terhadap kondisi permukaan jalan pada ruas Jalan Serantung dan Jalan DR. Wahidin. Data dikumpulkan dari 3,8 km jalan, dibagi menjadi 34 segmen sepanjang 100 meter. Kondisi drainase dievaluasi dengan metode Shahin (2005) yang dimodifikasi, dan daya dukung tanah diukur menggunakan Dynamic Cone Penetrometer (DCP) untuk memperoleh nilai California Bearing Ratio (CBR). Data sekunder berupa nilai International Roughness Index (IRI) diperoleh dari studi BAPPEDA Sintang (2023). Hasil menunjukkan 65,79% segmen jalan dalam kondisi baik, 31,58% sedang, dan 2,36% rusak ringan. Drainase dengan tingkat keparahan sedang mendominasi 42,11% segmen, sedangkan 57,89% segmen memiliki daya dukung tanah kategori baik. Analisis regresi logistik ordinal menghasilkan model: Logit [ð‘ƒ(ð‘Œð‘– ≤ 1|ð’™)] = "“1,635 "“ 1,264X1(1) "“ 0,682X1(2) "“ 2,002X1(3) "“ 1,079X2(1) "“ 2,023X2(2) "“ 1,117X2(3) dan Logit [ð‘ƒ(ð‘Œð‘– ≤ 2|ð’™)] = 1,635 "“ 1,264X1(1) "“ 0,682X1(2) "“ 2,002X1(3) "“ 1,079X2(1) "“ 2,023X2(2) "“ 1,117X2(3). Hasil menunjukkan kondisi drainase dan nilai CBR hanya berkontribusi 20,7% terhadap kondisi jalan, sementara 79,3% dipengaruhi faktor lain, seperti beban lalu lintas dan material perkerasan.
Copyrights © 2025