Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis respon pertumbuhan bibit kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq) terhadap takaran pupuk organik hasil inovasi Kelompok Tani Mekar Jaya pada tahap pre-nursery. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima perlakuan dosis pupuk organik, yaitu 0 g (kontrol), 5 g, 10 g, 15 g, dan 20 g per polybag, dengan empat ulangan. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun total, dan volume akar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosis 5 g memberikan respon optimal pada jumlah daun dan volume akar, sementara dosis 10 g menghasilkan luas daun terbesar, mencerminkan peran fosfor dan kalium dalam meningkatkan kapasitas fotosintesis. Secara umum, pemberian pupuk organik secara signifikan meningkatkan kualitas pertumbuhan bibit kelapa sawit, dengan variasi dosis optimal tergantung pada parameter pertumbuhan yang diamati. Penelitian ini menegaskan potensi penggunaan pupuk organik sebagai alternatif ramah lingkungan dalam pembibitan kelapa sawit, yang dapat diterapkan dalam sistem pertanian berkelanjutan
Copyrights © 2024