Pantai Ketapang, Desa Sungai Cingam, Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis, Riau, telah diidentifikasi memiliki potensi strategis sebagai destinasi unggulan. Keterbatasan promosi digital, kurangnya pengembangan ekonomi kreatif, dan minimnya kapasitas Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dalam pengelolaan pariwisata menghambat pengembangan destinasi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas Pokdarwis dalam memanfaatkan teknologi digital untuk promosi pariwisata secara efektif dan berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR), yang terdiri atas tahap observasi, wawancara, analisis kebutuhan, pelaksanaan pelatihan, dan evaluasi. Pelatihan dilakukan untuk mengembangkan keterampilan Pokdarwis dalam pengelolaan situs web, media sosial, dan produksi konten digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan ini berhasil meningkatkan keterampilan digital anggota Pokdarwis, dalam mengelola Web dan Instagram sehingga berdampak pada peningkatan jumlah kunjungan wisatawan, keterlibatan melalui media sosial, dan citra positif Pantai Ketapang. Strategi ini diharapkan dapat menjadi model pemberdayaan masyarakat lokal berbasis teknologi digital yang berkelanjutan.
Copyrights © 2025