Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbedaan perlakuan penambahan tepung pisang (Musa Paradisiaca var Raja) dan lama penyimpanan terhadap nilai pH, overrun, waktu pelelahan dan kualitas sensori (warna, aroma, tekstur, dan rasa) es krim. Es krim dibuat dari susu sapi dengan penambahan tepung pisang (0, 10 dan 15%) dan disimpan di dalam freezer selama (0, 1, 2, 3, 4 minggu). Variabel yang diamati adalah pH, overrun, waktu pelelehan dan sensori. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah percobaan faktorial 3x5 dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 kali ulangan, dan dilanjutkan dengan UJBD menggunakan IBM-SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan tepung pisang berbeda sangat nyata (P≤0,01 terhadap nilai pH, overrun, waktu pelelehan dan sensori (warna, aroma, tekstur, dan rasa). Lama penyimpanan berbeda sangat nyata (P≤0,01) terhadap nilai pH, overrun, waktu pelelehan dan sensori (warna, aroma, tekstur, dan rasa). Interaksi antara penambahan tepung pisang dan waktu penyimpanan berbeda sangat nyata (P≤0,01) terhadap nilai pH, overrun, waktu pelelehan dan oranoleptik (warna, aroma, tekstur, dan rasa). Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kualitas es krim terbaik dengan penambahan tepung pisang 15% dan waktu penyimpanan 0 minggu. Kata kunci: Es krim, Lama penyimpanan, Tepung pisang
Copyrights © 2025