Al-Istinbath : Jurnal Ilmu Hukum dan Hukum Keluarga Islam
Vol. 1 No. 4 (2024): Ilmu Hukum dan Hukum Keluarga Islam

Kedudukan dan Peran Wali Nikah dalam Perspektif Hukum Islam

Arinil Haq (Unknown)



Article Info

Publish Date
17 Oct 2024

Abstract

Pernikahan dalam Islam merupakan salah satu ibadah yang sangat diatur dalam syariat, di mana keberadaan wali nikah memiliki kedudukan yang sangat penting untuk sahnya sebuah pernikahan. Wali nikah berperan sebagai pihak yang mewakili calon pengantin perempuan dalam melaksanakan akad nikah dan memastikan bahwa pernikahan tersebut dilaksanakan sesuai dengan ketentuan agama. Penelitian ini bertujuan untuk menggali lebih dalam tentang kedudukan dan peran wali nikah dalam perspektif hukum Islam. Wali nikah, yang dalam Islam diatur berdasarkan urutan nasab, seperti ayah, kakek, saudara laki-laki, dan wali hakim, tidak hanya berfungsi sebagai pelaksana akad nikah, tetapi juga sebagai pelindung dan penjaga kehormatan perempuan dalam pernikahan. Selain itu, wali nikah juga memiliki tanggung jawab untuk memastikan kemaslahatan perempuan dalam pernikahan, baik secara sosial, ekonomi, maupun spiritual. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan hukum Islam, yang bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang peran wali nikah dalam pernikahan yang sah menurut syariat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran wali nikah sangat strategis, baik dalam menjaga sahnya pernikahan maupun dalam memastikan bahwa hak-hak perempuan terlindungi dengan baik. Secara keseluruhan, kedudukan dan peran wali nikah dalam perspektif hukum Islam menunjukkan pentingnya pengawasan dan perlindungan terhadap perempuan dalam rangka mewujudkan pernikahan yang berkah dan harmonis.   Abstract Marriage in Islam is one of the worships that is strictly regulated in the sharia, where the existence of a marriage guardian has a very important position for the validity of a marriage. The marriage guardian acts as a party representing the prospective bride in carrying out the marriage contract and ensuring that the marriage is carried out in accordance with religious provisions. This study aims to explore more deeply the position and role of the marriage guardian from the perspective of Islamic law. The marriage guardian, which in Islam is regulated based on the order of lineage, such as father, grandfather, brother, and judge guardian, not only functions as the executor of the marriage contract, but also as a protector and guardian of women's honor in marriage. In addition, the marriage guardian also has the responsibility to ensure the welfare of women in marriage, both socially, economically, and spiritually. The research method used is descriptive qualitative with an Islamic law approach, which aims to provide a deeper understanding of the role of the marriage guardian in a valid marriage according to sharia. The results of this study indicate that the role of the marriage guardian is very strategic, both in maintaining the validity of the marriage and in ensuring that women's rights are well protected. Overall, the position and role of marriage guardians in the perspective of Islamic law show the importance of supervision and protection of women in order to realize a blessed and harmonious marriage.  

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

AlIJIH

Publisher

Subject

Religion Social Sciences

Description

Al-Istinbath: Journal of Islamic Law and Family Law is a publication of articles resulting from original empirical research and theoretical studies of the Journal of Islamic Communication and Broadcasting covering various issues of the Journal of Islamic Communication and Broadcasting in a number of ...