Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pemicu ide bunuh diri pada narapidana perempuan. Jumlah partisipan dalam penelitian ini sebanyak dua orang, dengan karakteristik merupakan narapidana perempuan yang memiliki ide atau pemikiran untuk bunuh diri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus dimana pengambilan data yang digunakan berupa observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua subjek penelitian memiliki ide untuk bunuh diri dipicu adanya perasaan malu dengan label sebagai narapidana, merasa terkurung dan tidak adanya jalan keluar, fasilitas yang minim dan mahal di dalam Lapas, serta merasakan putus asa selama berada di dalam Lapas. Pada subjek 1 self-esteem yang rendah mendorongnya untuk memiliki ide bunuh diri. Subjek kedua merasa kesepian karena tidak dapat berkumpul bersama dengan keluarganya. Perasaan kesepian kemudian memicu pemikiran untuk bunuh diri pada subjek 2. Masing-masing subjek memiliki pemicu ide bunuh diri yang sama, tetapi latar belakang kondisi kehidupan mereka yang berbeda juga memunculkan pemicu lain yang berbeda pula.
Copyrights © 2024