Penelitian ini didasarkan pada rendahnya pemahaman siswa kelas V SDN Bima Kota Cirebon terhadap materi Faktor Persekutuan Terbesar (FPB), yang mengakibatkan sebagian besar siswa mendapatkan nilai di bawah KKM. Observasi awal menunjukkan bahwa pembelajaran masih berpusat pada guru tanpa melibatkan siswa secara aktif, dengan minimnya penggunaan media pembelajaran dan kurangnya interaksi antara siswa dan guru. Guru juga tidak menggunakan metode manipulatif untuk menanamkan konsep matematika. Untuk mengatasi masalah ini, diterapkan model pembelajaran dengan menggunakan media stick Euclid. Penelitian tindakan kelas ini mengikuti desain Kemmis dan Mc. Taggart, yang melibatkan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi dalam beberapa siklus hingga target tercapai. Hasilnya, pemahaman siswa meningkat secara signifikan, dari hanya 15,62% siswa yang mencapai KKM pada awal penelitian, menjadi 65% pada siklus I, dan 90,62% pada siklus II. Dengan demikian, penggunaan media stick Euclid terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa kelas V SDN Bima Kota Cirebon dalam pembelajaran FPB.
Copyrights © 2024