Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Green Human Resource Management (GHRM) dan Green Work Life Balance (GWLB) terhadap Environmental Performance (EP) dengan mediasi Green Organizational Culture (GOC). Responden penelitian adalah 195 mahasiswa di universitas di Jakarta, mayoritas perempuan berusia 18-24 tahun, berpendidikan terakhir SMA/sederajat, dan memiliki pengalaman kerja kurang dari 1 hingga 5 tahun. Penelitian ini menguji tujuh hipotesis, dengan hasil empat hipotesis didukung dan tiga hipotesis tidak didukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa GHRM, GWLB, GOC, dan EP secara umum memiliki pengaruh positif dan signifikan, namun GHRM tidak berpengaruh signifikan terhadap EP, sementara GWLB berpengaruh positif dan signifikan terhadap EP. Selain itu, GHRM dan GWLB masing-masing berpengaruh signifikan terhadap GOC, yang pada gilirannya memiliki pengaruh signifikan terhadap EP. GOC juga berperan sebagai mediasi penuh (full mediation) antara GHRM dan EP, serta antara GWLB dan EP. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memahami peran penting GOC dalam memediasi hubungan GHRM dan GWLB terhadap EP, sehingga dapat menjadi dasar untuk strategi manajemen yang berfokus pada keberlanjutan lingkungan.
Copyrights © 2025