Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Tanjung Pati terletak di daerah rawan gempa bumi sehingga memerlukan strategi kesiapsiagaan untuk menjamin hak hidup para narapidana dan petugas. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi kesiapsiagaan bencana gempa bumi di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Tanjung Pati serta dampaknya terhadap perlindungan hak hidup. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan studi dokumen, yang dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa walaupun terdapat langkah-langkah kesiapsiagaan seperti penyediaan titik evakuasi dan sosialisasi kepada narapidana, implementasi strategi ini masih mengalami hambatan, terutama akibat masalah overkapasitas dan kurangnya pelatihan. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan pelatihan dan kerja sama dengan lembaga terkait untuk memastikan kesiapsiagaan bencana yang lebih optimal. Hasil penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi terhadap peningkatan kesiapan lembaga pemasyarakatan dalam menghadapi bencana, serta menjamin hak hidup para penghuninya dalam situasi darurat.
Copyrights © 2024