Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh dukungan sosial terhadap resiliensi narapidana remaja di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Kerobokan menggunakan metode kuantitatif. Dari 91 responden berusia 18-21 tahun, ditemukan bahwa dukungan sosial berpengaruh signifikan terhadap resiliensi dengan nilai R Square sebesar 0.316, yang artinya Dukungan Sosial menjelaskan 31.6% variasi dalam Resiliensi. Nilai Pearson Correlation 0.322 menunjukkan korelasi positif yang lemah antara kedua variabel. Dukungan sosial mempengaruhi resiliensi dengan nilai signifikansi p=0.002 < 0.01 pada tingkat kepercayaan 99%. Hasil regresi sederhana menunjukkan koefisien konstanta 73.726 dan koefisien dukungan sosial 0.216, artinya setiap peningkatan satu unit dalam Dukungan Sosial meningkatkan Resiliensi sebesar 0.216 unit. Dukungan sosial berperan penting dalam meningkatkan kemampuan narapidana remaja untuk menghadapi tantangan. Faktor lain yang mempengaruhi resiliensi termasuk kondisi lingkungan, kesehatan mental, dan tingkat pendidikan. Penelitian ini menunjukkan bahwa dukungan sosial dapat berfungsi sebagai pelindung terhadap dampak negatif dari stres. Hasil ini memberikan bukti kuat bahwa Dukungan Sosial merupakan faktor penting dalam meningkatkan Resiliensi para narapidana remaja di lembaga pemasyarakatan. Ini menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat Dukungan Sosial yang diterima narapidana remaja, semakin besar kemungkinan mereka memiliki tingkat Resiliensi yang tinggi.
Copyrights © 2024