Penelitian ini bertujuan untuk memahami pengaruh rasio likuiditas, leverage, dan operating capacity terhadap penurunan keuangan perusahaan (financial distress). Metode yang digunakan ialah metode kuantitatif. Data yang akan digunakan bersumber dari laporan keuangan perusahaan manufaktur periode 2020 hingga 2022 pada website Bursa Efek Indonesia (BEI) dan website resmi dari masing-masing perusahaan dengan 35 objek penelitian perusahaan manufaktur, dengan jumlah data panel yang akan diteliti sebanyak 105 data. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji asumsi klasik, analisis regresi logistik, uji T, uji F, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian ini ialah, pertama terdapat pengaruh positif signifikan antara rasio likuiditas terhadap financial distress. Kedua terdapat pengaruh negatif signifikan antara leverage terhadap financial distress. Ketiga terdapat pengaruh positif signifikan antara operating capacity terhadap financial distress. Selanjutnya terdapat pengaruh antara rasio likuiditas, leverage, dan operating capacity secara bersama-sama terhadap financial distress.
Copyrights © 2024