Penelitian kuantitatif ini menguji hubungan antara stres kerja, lingkungan kerja, dan kinerja karyawan pada PT LBM Energi Baru Indonesia. Data dari 86 karyawan menunjukkan bahwa stres kerja berdampak negatif terhadap kinerja, sementara lingkungan kerja yang mendukung meningkatkan kinerja. Analisis regresi menunjukkan bahwa peningkatan satu unit dalam skor stres kerja menurunkan kinerja sebesar 0,187, sedangkan peningkatan satu unit dalam skor lingkungan kerja meningkatkan kinerja sebesar 0,905. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya mengelola stres kerja dan menciptakan lingkungan kerja yang positif untuk meningkatkan kinerja karyawan di perusahaan.
Copyrights © 2024