Globalisasi telah membawa perubahan signifikan dalam pergerakan bisnis, menciptakan lingkungan kerja yang semakin kompleks dan multikultural. Keragaman budaya dalam tim kerja memberikan potensi besar, seperti perspektif yang lebih luas dan inovasi yang lebih tinggi, namun juga menghadirkan tantangan dalam komunikasi, nilai, dan gaya kerja. Untuk dapat bertahan dan berkembang dalam kompetisi global, perusahaan perlu membangun keunggulan kompetitif yang didorong oleh strategi kepemimpinan yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh gaya kepemimpinan terhadap kinerja tim dalam lingkungan kerja multikultural serta gaya kepemimpinan yang paling efektif dalam menciptakan kerja sama yang harmonis. Berdasarkan analisis literatur dari berbagai sumber, gaya kepemimpinan transformasional dan demokratis terbukti memiliki dampak positif yang signifikan terhadap kinerja tim multikultural. Pemimpin transformasional mampu menginspirasi dan memberdayakan anggota tim untuk mencapai tujuan bersama, sedangkan kepemimpinan demokratis berfokus pada komunikasi terbuka dan partisipasi aktif, yang penting dalam tim yang terdiri dari individu dengan latar belakang budaya yang beragam. Selain itu, kecerdasan budaya (CQ) juga berperan penting dalam menyesuaikan gaya kepemimpinan dengan konteks budaya tim. Secara keseluruhan, gaya kepemimpinan yang inklusif dan adaptif terhadap perbedaan budaya dapat meningkatkan kerja sama yang harmonis dan kinerja tim dalam lingkungan kerja multikultural.
Copyrights © 2025