Imam al-syaibani merupakan seorang ulama besar sekaligus tokoh pemikir ekonomi yang merupakan murid dari Abu Hanifah yang berfokus pada mikro ekonomi. Pemikiran ekonomi al-Syaibani dapat dilihat pada Kitab al-Kasb, al-Ikhtisab fi al-Rizq al-Mustahab, dan kitab al-Asl yang membahas seputas pendapatan, pedoman perilaku produksi dan konsumsi, berbagai macam bentuk usaha seperti perdagangan, pertanian, industri dan perjanjian kerja. Pemikiran ekonomi al-Syaibani dalam konteks modern masih sangat relevan, terutama dalam konsep al-kasb dan al-Ikhtisab yang harus merujuk pada utilitas dan kemaslahatan. Penelitian ini menggunakan studi kepustakaan dan analisis isi untuk mengkaji teori al-kasb asyibani dan relevansinya terhadap pertumbuhan ekonomi indonesia. Relevansi yang ditemukan bahwa antara teori al kasb asy Syaibani mengenai kewajiban bekerja yang merupakan suatu kegiatan produksi sangat berkaitan erat dengan teroi produktivitas bahwa dalam produktivitas salah satu fakti yang sangat penting adalah tenaga kerja, sejalan dengan hal ini maka untuk meciptakan produktivitas yang tinggi maka adanya faktor penambahan tenaga kerja disertakan dengan kualitas tenaga kerjanya.
Copyrights © 2023