Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan tingkat ketidakpatuhan pekerja dalam menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) di Proyek Rusun Mahata Rawa Buntu serta faktor-faktor yang memengaruhinya. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain survei deskriptif, melibatkan 65 responden yang dipilih secara purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 69,2% responden tidak mematuhi penggunaan APD, meskipun 83,1% memiliki pengetahuan yang baik dan 55,4% menunjukkan sikap positif terhadap penggunaan APD. Ketersediaan APD tercatat 72,3%, dan pengawasan yang tinggi juga belum cukup untuk memastikan kepatuhan. Penelitian ini menegaskan bahwa meskipun pengetahuan dan ketersediaan APD baik, hal tersebut tidak selalu berbanding lurus dengan perilaku kepatuhan. Secara praktis, hasilnya merekomendasikan perusahaan untuk meningkatkan edukasi keselamatan kerja, menerapkan sanksi tegas bagi pelanggar, dan melakukan pengawasan yang lebih efektif. Upaya ini diharapkan dapat mengurangi risiko kecelakaan kerja dan meningkatkan kesejahteraan pekerja di sektor konstruksi.
Copyrights © 2025