Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kepuasan kerja staf Politeknik Amamapare, Timika, Papua Tengah, menurut Teori Dua Faktor Herzberg. Dengan menggunakan metode deskriptif kuantitatif menggunakan pendekatan cross-sectional ditemukan hasil bahwa faktor motivasi lebih tinggi dari faktor Higienis. Hal ini menunjukkan bahwa Staf Politeknik Amamapare termotivasi melakukan pekerjaan namun memiliki banyak keluhan, dimana situasi pekerjaan yang digeluti diakui menarik dan menantang, namun selalu mengeluh atas gaji yang diakui kurang memuaskan. Di sisi lain, staf belum menunjukkan capaian-capaian kinerja yang cukup signifikan sesuai bidang tugas yang ditetapkan.
Copyrights © 2022