Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku tantrum yang ditunjukkan dan strategi yang digunakan guru untuk mengatasi tantrum anak usia 4-5 tahun di KB Anyelir Samarinda. Menggunakan pendekatan kualitatif. Data yang dikumpulkan berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Kemudian hasil pengumpulan data dikelompokkan lalu dianalisis menggunakan teknik analisis data model interaktif yang dikemukakan oleh Miles & Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Bentuk perilaku tantrum yang ditunjukkan anak di KB Anyelir yaitu merupakan jenis verbal frustration tantrum dan temperamental tantrum dengan mengalami perilaku menangis dan menjerit dikarenakan anak tidak bisa menyampaikan keinginan perasaannya dan (2) Strategi guru dalam mengatasi tantrum anak usia dini yaitu memberikan ruang untuk anak meluapkan emosinya disertai pengawasan oleh guru sampai anak merasa tenang dan dapat berkomunikasi dengan guru mengenai penyebab dan keinginan anak yang tidak dapat tersampaikan olehnya. Dengan itu bisa ditarik sebuah Kesimpulan jika perilaku tantrum yang terjadi pada perilaku anak menjerit-jerit dan menangis dan pelaksanan guru mengatasi tantrum dengan memberi ruang untuk anak meluapkan emosinya disertai pengawasan.
Copyrights © 2025