Kampung Wangirja, yang terletak di Distrik Iwaka, Mimika, Papua Tengah, dihuni oleh masyarakat asli Papua yang menghadapi tantangan perumahan serius. Banyak penduduk tinggal di rumah yang tidak layak huni, dengan keterbatasan ekonomi dan akses material bangunan serta minimnya infrastruktur dasar. Untuk mengatasi masalah ini, Pemerintah Kabupaten Mimika bekerja sama dengan Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman, dan Pertanahan (Perkimtan) menginisiasi program pengabdian masyarakat berupa pembangunan dua unit rumah layak huni. Program ini melibatkan partisipasi aktif masyarakat setempat dalam proses pembangunan, mulai dari penyediaan lahan hingga aspek konstruksi. Selain itu, masyarakat juga diberi pelatihan pengelolaan dan pemeliharaan rumah untuk memastikan keberlanjutan penggunaan rumah dalam jangka panjang. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan kualitas hidup bagi dua keluarga penerima manfaat, yang sekarang memiliki tempat tinggal yang lebih aman, nyaman, dan sehat. Partisipasi masyarakat dalam pembangunan juga meningkatkan rasa memiliki dan tanggung jawab terhadap rumah yang dibangun. Kesuksesan proyek ini menyoroti pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam menyediakan perumahan yang layak. Dukungan dari Pemerintah Kabupaten Mimika dan Dinas Perkimtan sangat penting dalam hal pendanaan, penyediaan material, dan koordinasi proyek. Dengan hasil yang positif ini, program serupa diharapkan dapat dikembangkan lebih lanjut dan diterapkan di wilayah-wilayah lain yang membutuhkan, sehingga meningkatkan kesejahteraan masyarakat asli Papua secara lebih luas.
Copyrights © 2024