ABSTRAK IUD, atau alat kontrasepsi dalam rahim, adalah alat plastik halus yang dibentuk seperti spiral atau desain lain yang ditempatkan ke dalam rahim. Secara global, penggunaan alat kontrasepsi meningkat, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Di seluruh dunia, proporsi individu yang menggunakan alat kontrasepsi modern, seperti IUD, meningkat dari 54% pada tahun 1990 menjadi 57,4% pada tahun 2014. Karena kurangnya informasi, pasangan yang berada dalam usia subur (WAU) mungkin tidak mengetahui tentang IUD. Penelitian ini berupaya untuk memastikan bagaimana pasangan usia subur (WAU) memandang pendidikan kesehatan dan IUD dalam kaitannya dengan pekerjaan mereka di Pusat Kesehatan Tomalehu. Penelitian kuasi-eksperimental dilakukan dengan menggunakan teknik kuantitatif. Dalam penelitian ini, desain pretest-posttest digunakan. Di antara 148 populasi yang sudah ada, peneliti memilih sampel sebanyak 50 orang dalam hal ini. Ada kuesioner yang digunakan sebagai alat penelitian. menerapkan uji nonparametrik Menn Whitney sebagai bagian dari pemrosesan data terkomputerisasi. Jika, pada tingkat kepercayaan 0,95%, nilai p kurang dari 0,05, temuan uji statistik dianggap signifikan. P = 0,000 ditemukan sebagai nilai edukasi yang signifikan dalam temuan penelitian. Oleh karena itu, ada hubungan antara edukasi kesehatan dan kontrasepsi intrauterin serta peningkatan tingkat kesadaran di antara PUS di wilayah operasional pusat kesehatan Tomalehu. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan kesadaran tentang IUD agar orang dapat menggunakan kontrasepsi intrauterin tanpa rasa takut.
Copyrights © 2024