Latar Belakang: Upaya untuk mengendalikan, meminimalisasi dan meniadakannya bahaya di rumah sakit dapat dilakukan melalui sistem K3RS. Sistem Manajemen K3RS merupakan sesuatu yang baru dan menjadi sasaran penilaian akreditasi rumah sakit. Selain itu SMK3 merupakan faktor yang secara tidak langsung berhubungan dengan pasien, tetapi memegang peran penting dalam pelayanan rumah sakit.. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur hubungan antara faktor psikologi dan Perilaku terhadap Penerapan Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja Rumah Sakit di RSUD Pobundayan Kota Kotamobagu. Metode: Penelitian ini termasuk studi observasional analitik. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli 2019 di RSUD Pobundayan Kota Kotamobagu. Sampel dalam penelitian ini dihitung berdasarkan rumus Slovin. Hasil perhitungan besar sampel diperoleh sebesar 60 responden. Variabel penelitian ini yaitu pengetahuan, sikap, tindakan dan manajemen K3RS. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu kuesioner. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji Khi kuadrat. Hasil: Hasil dianalisis data menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara keyakinan (p = 0,031), persepsi (p= 0,007), pengetahuan (p= 0,039), sikap (p=0,039) dan tindakan (p= 0,007) dengan penerapan K3RS di RSUD Pobundayan Kota Kotamobagu. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara faktor psikologi dan perilaku  dengan penerapan manajemen K3RS di RSUD Pobundayan Kota Kotamobagu.
Copyrights © 2020