Tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasi gaya belajar melalui asesmen diagnostik non-kognitif untuk merancang pembelajaran yang berpihak pada peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila. Metode yang diterapkan yakni kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian kelas XI 5 SMAN 10 Semarang sejumlah 36 peserta didik. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan analisis datanya melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menggambarkan kecenderungan gaya belajar peserta didik yang bervariatif. 47% peserta didik memiliki gaya belajar kinestetik, 33% visual, dan 20% auditori. Hasil ini menandakan bahwa sebagian besar peserta didik kelas XI 5 akan lebih mudah memahami sesuatu dengan objek yang tampak nyata atau praktik sebagai perantara dalam belajarnya. Melalui asesmen diagnostik non-kognitif gaya belajar ini dapat digunakan oleh guru sebagai dasar dalam merancang pembelajaran Pendidikan Pancasila yang berpihak pada peserta didik pada kelas 5 SMAN 10 Semarang.
Copyrights © 2024