Pentingnya penerapan pelaporan keuangan berdasarkan ISAK 35 pada organisasi nirlaba selain sebagai pertanggungjawaban dan transparansi, juga untuk memudahkan pemangku kepentingan dalam pengambilan keputusan. Maka studi ini bertujuan untuk; (1) memberikan pengetahuan dan pemahaman tentang teknik penyusunan Laporan Keuangan pada Yayasan Pendidikan yang mengacu ketentuan ISAK 35, (2) meningkatkan kemampuan dalam penyusunan Laporan Keuangan sesuai ISAK 35. Studi ini menggunakan metode kualitatif, dan pendekatan fenomenologi. Paradigma yang digunakan adalah jenis paradigma interpretatif dengan tiga konsep yaitu interpretasi, makna, dan pemahaman. Teknik pengumpulan data melalui wawancara tidak terstruktur, observasi partisipan, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan studi yang telah dilakukan di Yayasan Pendidikan Kinantan Surabaya dapat diketahui bahwa; (1) Laporan Keuangan masih berdasarkan PSAK 45, (2) kurangnya SDM dalam penyusunan laporan keuangan standar umum (2) kurangnya pemahaman dan kemampuan SDM bagian keuangan di Yayasan Pendidikan Kinantan Surabaya dalam penyusunan laporan keuangan yang sesuai ISAK 35. Oleh karena itu, bagian keuangan perlu untuk menerapkan ISAK 35 dalam menyajikan Laporan Keuangan.
Copyrights © 2024