Industri makanan dan minuman, sebagai sektor ekonomi yang berkembang pesat, menuntut inovasi yang berkelanjutan untuk memenuhi permintaan konsumen dalam era globalisasi dan persaingan yang semakin ketat. Kunci kesuksesan industri ini adalah kinerja karyawan yang berkualitas, yang dapat dipengaruhi oleh lingkungan kerja yang nyaman dan pelatihan yang efektif. Selain itu, fenomena perkembangan industri kopi di Indonesia menjadi sorotan terkecuali di Kota Batam, dengan peningkatan konsumsi kopi dan popularitas coffee shop sebagai tempat berkumpul dan bekerja dalam lima tahun terakhir. Tujuan penelitian ini untuk melihat faktor-faktor yang mempengaruhi quiting intentions pada industri makanan di Batam. Obyek penelitian ini adalah karyawan coffee shop di Batam sebanyak 220 orang. Metode analisis data menggunakan SEM-PLS. Hasil penelitian menunjukkan Green Knowledge Sharing, Work Engagement memediasi hubungan antara Green Human Resource Management dan Quitting Intentions, namun Green Knowledge Sharing tersebut belum mampu secara signifikan mempengaruhi niat seseorang untuk meninggalkan pekerjaannya.
Copyrights © 2025