Penelitian ini menganalisis faktor penyebab rendahnya minat belajar siswa dalam memahami Kelipatan Persekutuan Terkecil (KPK) dan Faktor Persekutuan Terbesar (FPB) serta merancang strategi pembelajaran yang lebih efektif. Menggunakan metode studi literatur, hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor internal seperti kesulitan memahami konsep, rendahnya motivasi, dan kebiasaan belajar berbasis hafalan, serta faktor eksternal seperti metode pengajaran konvensional, minimnya media pembelajaran interaktif, dan kurangnya penerapan dalam kehidupan nyata, berkontribusi terhadap rendahnya minat belajar siswa. Solusi yang diusulkan mencakup penggunaan alat peraga berbasis teknologi dan budaya lokal, pembelajaran kontekstual, serta metode berbasis permainan edukatif. Diharapkan, strategi ini dapat meningkatkan pemahaman dan minat belajar siswa dalam materi KPK dan FPB, memberikan wawasan bagi pendidik dalam merancang pembelajaran yang lebih efektif dan menarik di Sekolah Dasar.
Copyrights © 2025