Artikel ini membahas perubahan kurikulum dalam sistem pendidikan di Indonesia, dengan fokus pada penerapan Kurikulum Merdeka serta tantangan dan solusi yang dihadapi. Sejak diperkenalkan, Kurikulum Merdeka bertujuan memberikan lebih banyak kebebasan kepada sekolah dan guru dalam merancang pembelajaran yang lebih sesuai dengan kebutuhan. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini melibatkan wawancara dengan seorang guru di SDN 101766 Bandar Setia untuk menggali tantangan yang dihadapi dalam merencanakan dan menerapkan pembelajaran sesuai dengan kurikulum baru ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tantangan utama dalam implementasi Kurikulum Merdeka mencakup ketidaksesuaian antara desain kurikulum yang bersifat universal dengan kondisi nyata di lapangan, serta kesulitan guru dalam menghadapi perubahan yang terus menerus. Selain itu, kurangnya pelatihan dan sumber daya juga menjadi hambatan dalam pelaksanaan pendidikan karakter yang terintegrasi dalam Kurikulum Merdeka. Artikel ini merekomendasikan perlunya pelatihan berkelanjutan untuk guru, peningkatan kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan masyarakat, untuk menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan mencerminkan nilai-nilai Pancasila.
Copyrights © 2025